12 March 2013

Instalasi OpenShot di Linux


OpenShot merupakan proyek perangkat lunak open source di bidang multimedia yang dikembangkan oleh Jonathan Thomas dan tim mulai tahun 2008. Perangkat lunak open source ini disediakan untuk berbagai macam distribusi (distro) Linux dan saat ini sudah dipaketkan di setiap repository. Anda juga bisa mengunduh paketnya dan meng-compile sendiri.

Sebagai sebuah aplikasi editing video/film, OpenShot menyuguhkan berbagai fitur. Antara lain :
  1. Mendukung format ekstensi berbagai macam video, audio, dan gambar. Namun untuk ini disarankan pada distro Linux Anda sudah tersedia codec multimedia atau installah terlebih dahulu. OpenShot dapat memberikan fitur ini dengan adanya dukungan dari engine FFMPEG, salah satu pemain lama di dunia linux dan open source untuk multimedia.
  2. Anda pengguna Desktop Environment (DE) Gnome? Jika ya, ketahuilah bahwa OpenShot mendukung proses drag and drop dan terintegrasi dengan Gnome. Bagaimana dengan pemakai DE lainnya, misal XFCE, LXDE, KDE, Eblighment, dan lainnya dalam menjalankan OpenShot? Tidak masalah dalam menggunakan OpenShot.
  3. Tersedia berbagai macam efek dan transisi yang siap digunakan, meliputi efek video dan efek audio. Pembahasan detail beserta capture akan dijabarkan di bawah.
  4. Mendukung real time preview. Ini sangat bermanfaat untuk menampilkan langsung (preview) video/film yang telah Anda berikan efek, transisi, atau editing. Dengan adanya fitur ini, Anda dapat memberikan penilaian sebelum memutuskan apakah video/film/audio/kumpulan gambar yang sedang Anda edit tersebut akan dieksport, disimpan, atau dihapus.
  5. Mendukung multiple track. Hal ini juga sangat bagus untuk melakukan multiple pengeditan, baik audio, video, maupun kumpulan gambar.

Instalasi OpenShot di Ubuntu dan Distro Linux Lainnya

Proses instalasi OpenShot dapat dilakukan dengan mudah. Misalkan pada distro Ubuntu dan turunannya, Anda dapat menggunakan PPA, Synaptic, atau Software Center. Kasus pada panduan ini di Ubuntu 11.04. Anda dapat melakukan proses instalasi melalui perintah di terminal atau secara GUI (Graffic User Interface). Sediakan koneksi internet untuk hal ini.

Jika Anda menggunakan perintah di terminal, terlebih dahulu loginlah sebagai super user (root) dengan mengetikkan sudo su, kemudian masukkan password root Anda.


Kemudian ketikkan perintah berikut satu per satu:

Jika ingin secara GUI (yang menurut sebagian orang lebih user friendly), silahkan mengklik Software Center atau Synaptic (buka salah satu saja), kemudian ketikkan OpenShot. Centangi, lalu klik untuk Apply atau Pasang, dan biarkan proses instalasi berjalan hingga selesai. Pada versi terbaru seharusnya tidak perlu penambahan ke PPA lagi.


Bagaimana dengan di distro lainnya? Gunakanlah repository masing – masing distro (misalkan Fedora dan turunannya melalui Yumex atau perintah yum, SUSE/Open SUSE dan turunannya melalui YAST atau perintah zypper, dan lainnya) atau unduh file paket OpenShot (http://www.openshot.org/download/) dan compile sendiri dengan memenuhi dependencies (ketergantungan) yang diminta.

Bagaimana jika Anda tidak memiliki koneksi internet untuk melakukan instalasi? Jangan menyerah, Anda bisa melakukan secara offline. Gunakan repository yang dibundel dalam kepingan DVD maupun USB flashdisk/HD external. Untuk pengguna Ubuntu dan Blankon, Anda dapat mengunduhnya secara legal dan cuma – cuma di :

http://kambing.ui.ac.id/iso/ubuntu-repository/
http://arsip.blankonlinux.or.id/dvdrepo/rote/

Jika terkendala dengan koneksi internet, Anda bisa menghubungi penulis untuk memesannya secara online atau cobalah ke berbagai penjual Linux di internet.


Original Article by :
http://bisakomputer.com/editing-video-dan-film-di-linux-menggunakan-openshot/
COMMENTS